Hari berganti
hari, bulan berganti bulan dan waktu terasa panjaaaaang sekali, padahal
kepergianmu baru mencapai 2 bulan…
Kepergianmu
membawa membawa luka dan kesedihan yang sangat mendalam dalam hati, jiwa dan
hidupku..
Terkadang aku
merajut hari tanpa kehadiranmu dengan penyesalan. Penyesalan itu membuat diriku
pun ingin ikut denganmu… Ingin ku benamkan diriku dalam tanah supaya bisa
bertemu denganmu… Kerinduanku selalu memuncak di saat aku mengingat
kebersamaanku denganmu, di saat aku melihat semua barang-barang peninggalanmu
dan disaat aku berdoa mengharap permintaan di ijabah oleh Sang Khalik
menyangkut kehidupanmu di alammu yang baru..
Aku selalu
berpikir dan berharap, apakah kehidupanmu di sana baik-baik saja? Insyaallah
baik-baik saja…karena aku adalah saksi hidup bahwa selama hidupmu, engkau
selalu sujud kepada Sang Khalik. Bahkan di tengah malam pun, sujudmu kepada
Sang Khalik tidak pernah alpha, walaupun cuaca sangat dingin, hujan keras dan
dalam keadaan sakit sekali pun. Terkadang di saat aku tidur, tengah malam
sayup-sayup ku dengar doamu. Dalam doamu selalu tersisip harapan untuk
anak-anak dan cucu-cucumu… bahkan engkau menyebutkan nama kami satu per satu…
Di saat menulis
ini, badanku terasa gemetar, hatiku terasa berdarah, airmataku serasa mau
menetes, kesedihan menyelimuti hati dan jiwaku, awan mendung selalu mengikuti
di atas kepalaku karena rinduku padamu….
Kerinduanku
untuk segera bertemu denganmu membuat diriku serasa berada dalam masa penantian
yang sangat panjang….
Aku selalu
berpikir, kapan saat itu akan datang… di setiap doaku, aku selalu memohon
supaya kita bisa bertemu dan berkumpul kembali seperti dulu…
Terkadang,
kerinduan ini membuat dadaku terasa sesak dan ingin rasanya aku berteriak, biar
semua dunia tahu dan mau memberitahu di mana keberadaanmu sekarang…
Foto-fotomu
tidak sanggup aku melihatnya… saking rindu dan terlukanya hatiku, aku hanya
bisa membayangkan wajahmu tanpa berani melihat foto-fotomu saat kita masih
bersama maupun saa-saat terakhirmu…
Aku rindu… aku sayang
sama papa…. Papa adalah seorang papa yang bijaksana, penyayang, perhatian,
teman ngobrol/curhat yang sangat aku kagumi… dimataku papa adalah orangtua yang
paling sempurna….
Untuk mengobati
kerinduanku padamu, setiap minggu, aku menyempatkan diriku untuk melihat tempat
peristirahatanmu. Aku berdoa, semoga tempatmu sejuk dan lapang, diterangi dan
jauh dari siksa…
Ya Allah, Yang Maha Kuasa, Yang Maha Hidup, yang memisahkan dan memutuskan yang sebelumnya tersambung… berikanlah tempat yang paling baik untuk dirinya, berikanlah kasih sayang, kebahagiaan, kesenangan dan kemuliaan padanya. Ampunilah dosa-dosanya… Dalam setiap pikiran dan kekhawatiranku, aku selalu bertanya apakah engkau baik2 saja…? Insyaallah engkau baik-baik saja karena ananda yakin Allah swt akan selalu menyayangi dan menjagamu…. Amiiiinnn…
Ya Allah, Yang Maha Kuasa, Yang Maha Hidup, yang memisahkan dan memutuskan yang sebelumnya tersambung… berikanlah tempat yang paling baik untuk dirinya, berikanlah kasih sayang, kebahagiaan, kesenangan dan kemuliaan padanya. Ampunilah dosa-dosanya… Dalam setiap pikiran dan kekhawatiranku, aku selalu bertanya apakah engkau baik2 saja…? Insyaallah engkau baik-baik saja karena ananda yakin Allah swt akan selalu menyayangi dan menjagamu…. Amiiiinnn…


Tidak ada komentar:
Posting Komentar